Kehidupan Kampus


Assalamualaikum sobat, 
hari ini saya akan kembali menuliskan sedikit uneg uneg ngampus yang sudah lama saya pendam, dan akhirnya saya mengungkapkan dan melampiaskan semuanya di blog ini. 
    
      Setiap dosen pasti punya karakteristik dan tipe yang berbeda beda setiap kali mngejar di kelasnya, ada yang killer, flat, klemar- klemer. Begitu juga dengan mahasiswa/i nya, setelah saya merasakan bagaimana kehidupan dunia kampus kurang lebih tiga bulan banyak hal yang dapat saya rasakan. 

     Uneg- uneg yang pertama yaitu ketika dosen terlambat masuk kelas, ketika mahasiswa terlambat masuk kelas ada beberapa dosen yang tidak mengizinkan untuk mengikuti jam kuliah, namun hal itu wajar wajar saja, karena sebagai mahasiswa memang dituntut agar selalu disiplin terutama masalah waktu, tetapi kali ini berbeda ada dosen yang terlambat masuk kelas sehingga itu membuat saya geram, sebagai dosen seharusnya memberikan contoh kepada mahasiswanya.

    Kedua yaitu dosen yang membahas topik di luar materi pembelajaran, terkadang memang mahasiswa mengantuk dan bosan, maka dari itu dosen berinisiatif untuk memberikan cerita agar rasa kantuk dan bosan itu hilang sekaligus menambah wawasan kehidupan, maklumlah sebagai dosen pasti mereka sudah banyak makan asam garam. Namun jika setiap matakuliah ia selalu membahas topik diluar meteri pembelajaran yang sama, siapa yang tidak jenuh, alhasil itu membuat kami semakin mengantuk, kami semua sudah bisa hafal apa yang ia ceritakan, kalau tidak membahas anakmya ya kisah percintaannya. Pernah saat itu saya berada di satu titik kejenuhan, ingin rasanya saya angkat bicara, dan protes karena  tidak mendapatkan hak kami, sedangkan kewajiban sebagai mahasiswa sudah kami penuhi yaitu membayar adnimistrasi perkuliahan.

     Untuk saat ini saya baru memenukan dua uneg uneg terhadap dosen ketika mengikuti perkuliahan, mungkin karena baru semester satu, setelah semester atas saya yakin akan menemukan lebih banyak uneg uneg lagi, seharusya dosen dapat menganjar secara profesional sehingga benar benar mencetak mahasiswa yang berkualitas, dan tentunya bisa bermanfaat untuk negara kesatuan republik Indonesia ini. Selain mengabdi kapada negara tetunya mengabdi kepada agama yang kita anut.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cerpen "Sepeda Ontel Penuh Hikmah"

Obrolan Mahasiswa Masa Kini

SAWIT AMBYAR