Sebuah Puisi



"Bingkai Diri"


Dulu pernah terukir melodi melodi petikan dawai sang pengagum

syair syair hinggap menyihir malaikat yang tak semestinya terucap

kami hanya insane biasa yang pernah tak paham sebuahmakna

Makna dari sebuah fitrah anak manusia

tak bisa terpungkiri jiwa inirapuh

andai daku bisa memutar waktu

detik detik penuh makna itu tidak ingin terlewati

biarkan ia hadir dalam sebuah mimpi yang nyata

biarkan sang pencipta mewujudkan janji janji-Nya

biarkan hujan menerpa menghilangkan semua asa

meyucikan tangkai dan bunganya

Comments

Popular posts from this blog

Cerpen "Sepeda Ontel Penuh Hikmah"

Obrolan Mahasiswa Masa Kini

SAWIT AMBYAR