Ukhuwah KIta Ukhuwah KAMMI
Yogyakarta, 16 januari 2016. Sore itu cuaca sangat bershabat, saya dan
teman teman di dalam organisasi kesatuan aksi mahasiswa muslim indonesia
mengadakan acara bakti sosial di desa ngandek, Kabupaten Purworejo,
rencana kegiatan ini sudah jauh jauh kari kami rencanakan dan merupakan
kelanjutan dari bakti sosial qurban tahun 1437 H.
Ada beberapa kampus yang turut berpartisipasi di dalam kegiatan ini, antara lain Universitas mercu buana Yogyakarta, AMIKOM, UPN, dan INSTIPER. Pukul 15.00 WIB kami berangkat menuju desa ngandek Purworejo, perjalanan yang kami tempuh saat itu kurang lebih satu jam, namun karena tujuan kami untuk berbagi dan memberikan kebermanfaatan tak terasa lelah di dalam perjalanan yang kami lakukan.
setelah tiba di desa ngandek, kami istirahat sejenak dan dilanjutkan dengan breafing untuk persiapan acara pertama yang akan dilakukan malam hari, yaitu tabliq akbar. tibalah saatnya acara tabliq akbar itu dimulai, jantung berdebar debar karena saya sekalu ketua panitia acara akan membertikan kata sambutan yang pertama, dan tibalah saat itu, nama saya dipanggil dan harus menyampaikan kata sambutan kepada warga desa. Namun dengan mengucapkan lafazh bismillah saya melangkahkan kaki menuju mimbar dan mengucakpan kata sambutan. tak berlangsung lama selesailah beberapa patah kata yang saya sampaikan kepada warga desa sebagai kata sambutan.
Keesokan harinya pukul 08.00 WIB kami melanjutkan agenda yang
selanjutnya yaitu ourbond anak-anak, bazzar baju murah, dan pertandingan
voli dengan pemuda desa. Ketika itu hari sangat bersahabat, lambaian daun nyiur kelapa menari nari bagaikan menyambut aktivitas kami.
Pada saai itu saya mendapatkan divisi outbond anak anak, meraka sudah berkumpul di halaman masjid, tibalah saatnya untuk mempersiapkan acara outbond, para akhwat mempersiapkan spot dimana outbond akan dilaksanakan, selagi mereka mempersiapkan spot outbond, saya dan mbak yuri mengkoordinir peserta outbond untuk pemanasan, pembagian kelompok dan mempersiapkan yel yel untuk setiap klompok. Bahagia rasanya saya bisa bercengkrama dengan anak anak desa, dimana mereka mengingatkan bagaimana masa kecilku dulu. setelah persiapan selesai berulai mereka memulai untuk melaukuakan outbond kami melewati setapak sawah yang terhampar luas dan hijau dan menyempatkan untuk berfoto.
![]() |
| anak anak peserta outbond |
![]() | ||
| bahagia KAMMI |
![]() |
| outbond memasukkan air kedalam gelas |
Saya menjadi pendamping dua kelompok anak laki laki, untuk mengitari desa menuju titik outbond, oh iya, ada lima permainan outbond yang akan mereka lewati, yang pertama yaitu memasukkan air ke dalam gelas, yang kedua adalah, memasukkan paku kedalam gelas, yang ketiga jering laba laba, yang ke empat going to the mounth, dan yang kelima adalah memasukkan benang kedalam jarum.
disanalah saya benar benar merasakan kebahagiaan, tenyata bercengkrama dan melihat senyuk bahagia anak anak desa sudah cukup membuat hati ini behagia, tak perlu berlibur yang menghabiskan uang yang banyak, atau katifitas yang tidak memberikan kebermanfaatan bagi umat.
Di desa itulah saya bersama teman teman belajar bagaimana bermasyarakat, bagaimana bekerja sama dengan tim dan bagaimana meleburkan setiap perbedaan pendapat menjadi bersatu padu untiuk mencapai tujuan yang sama
setelah semua acara terselesaikan, tibalah saatnya saya harus pulang ke Yogyakarta bersama teman teman, kami pun berpamitan kepada bapak kepala desa untuk pulang, rasa senang, sedih dan bahagia menjadi satu, tak terasa dua hari menjadi waktu yang sepertinya sangat singkat untuk kami, sampai jumpa adik adik, sampai jumpa lagi, semoga kalian menjadi orang orang orang yang menebarkan kebermanfaatan untuk desa kalian, untuk kabupaten kalian, dan untuk indonesia yang lebih baik.



Comments
Post a Comment