ATMku sayang Uangku malang
oleh ahmad nuril anwar santosa
kejadian
ini terjadi pada hari kamis malam jum’at tanggal 28 januari 2016, ketika itu aku
sedang mengikuti halaqah mingguan agenda
unit kegiatan mahasiswa islam yang selesai pada pukul 10.30 bertempat di maskam
universitas mercu buana Yogyakarta yang di pimpin oleh ustad slamet. Karena aku
sangat mengantuk mendegarkan meteri yang cukup panjang akhirnya aku terbayang
bisa menikmati secangkir kopi hangat ketika sudah pulang dan berada di kos kosan,
tetapi aku teringat bahwa stok kopi
tampaknya sudah habis. Hufft, akhirnya setelah selesai halaqoh saya langsung
menuju salah satu minimarket terdekat menggunakan sepeda motor dengan niatam
membeli kopi. Ketika sampai di minimarket ternyata banyak yang ingin ku beli, dan
rasa igin menikmati kopi sudah hilang karena ingin memebeli yang lain yaitu
susu yakult, parfum, dan sabun mandi karena teringat sabun mandi sudah habis,
hehe.
Berputar
putar aku di dalam minimarket sekitar 20 menit sembari memikirkan kebutuhan apa
saja yang aku perlukan unntuk beberapa hari kedepan, hmm…rasaya sudah cukup itu
saja, tibalah saatnya aku membayar beberapa barang belanjaan di kasir.
“ini
mas barang belanjaan ku” sembari meletakan parfum, susu, dan sabun mandi, tak
lupa aku keluarkan kartu ATM karena memang uang cash ku sudah menipis di dalam
domept, kemudian penjaga kasir mengambil
kartu ATM ku dan dia menyuruhku untuk memasukkan password yang berjumlah enam
digit, kamuadian aku masukkan enam digit angka tersebut.
“saldonyo
tidak mencukupi mas” ucap kasir minimarket tersebut, betapa terkejutnya aku
mendengar kalimat itu, lebih terkejut lagi daripada mendapat penolakan dari
wanita yang aku kagumi.. karena aku merasa saldo yang ada di dalam ATM masih
ada 800 ribu rupiah ketika siang tadi aku cek. Kemudian aku mengambil uang yang
ada di dalam dompetku yang alhamdulilah masih cukup untuk mebayar barang barang
belanjaanku yang ketika itu sebasar 31.000 rupiah.
Kemudian
dengan bergegas aku pergi ke ATM terdekat untuk mengecek saldo yang ada di
dalam tabunganku, tak lama kemudian aku sampai di ATM BRI unit sedayu, aku
masuk dan mencoba melihat jumlah saldoku, ternyata kartu ATM ku tidak bisa
diakses, kemudian aku ulangi untuk memasukkan kartu ATM ku kedalam mesin ATM,
namun tampaknya tidak membuahkan hasil, padahal bari tadi siang aku melakukan
transaksi menggunakan kartu ATM untuk membayar tiket pesawat dan tidak ada
masalah.
Sungguh
bgeitu resah perasanku karena masalah ATM itu, aku berfikir bagaimna jika uang
yang ada di dalam ATM itu raib, padahal
beberapa hari lagi aku akan pulang ke Bengkulu membayakan jika uang itu hilang.
Akhirnya dengan kepala dingin aku memutuskan untuk pulang ke kosan dan
berencana untuk bertanya kepada pihak bank mengapa kartu ATM ku tidak dapat di
akses.
Comments
Post a Comment